Polly po-cket
ASALNYA MANUSIA

Selain manusia yang diciptakeun oleh Allah secara langsung melalui Kalam Allah "kun", seperti Nabi Adam as, Hawa as, dan Isya as, maka manusia diciptakan oleh Allah swt dari setetes mani yang disimpan di dalam rahim ibu, lalu mani tersebut menjadi darah, daging, tulang yang dibalut daging, dan seterusnya menjadi janin.

Apabila mani tersebut terus menerus disinari oleh Jamaliyahnya Allah, tentu akan menjadi janin. Tetapi apabila terus menerus disinari oleh Jalaliyahnya Allah tentu akan menjadi haid.

Menurut proses suatu kehamilan, pada umur:

Kehamilan Pada Usia 1 Bulan (0-4 Minggu/Embryo 1):

Embryo1

Janin memiliki panjang tubuh kurang lebih 2mm. Perkembangannya juga ditandai dengan munculnya cikal bakal otak, sumsum tulang belakang yang masih sederhana, dan tanda-tanda wajah yang akan terbentuk.

Kehamilan Pada Usia 2 Bulan (4-8 Minggu/Embryo 2):

Embryo2

Ketika kehamilan mencapai usia 6 minggu, jantung janin mulai berdetak, dan semua organ tubuh lainnya mulai terbentuk. Muncul tulang-tulang wajah, mata, jari kaki dan tangan.

Kehamilan Pada Usia 3 Bulan (8-12 Minggu/Embryo 3):

Embryo3

Organ-organ tubuh utama janin telah terbentuk. Kepala berukuran lebih besar daripada badan, sehingga dapat menampung otak yang terus berkembang. Janin tersebut juga telah memiliki dagu, hidung, dan kelopak mata yang jelas. Di dalam rahim, janin mulai diliputi cairan ketuban dan dapat melakukan aktifitas seperti menendang dengan lembut. Organ-organ tubuh utama janin kini telah terbentuk.

Kehamilan Pada Usia 4 Bulan (12-16 Minggu/Embryo 4):

Embryo4

Paru-paru mulai berkembang dan detak jantung janin dapat didengar melalui alat ultrasonografi (USG). Wajah janin mulai membentuk ekspresi tertentu, dan alis juga bulu mata mulai tumbuh. Kepalanya mulai dapat memutar dan membuka mulut, dan mulai pula tumbuh rambut kasar dan berwarna.

Kehamilan Pada Usia 5 Bulan (16-20 Minggu/Embryo 5):

Embryo5

Janin mulai dapat bereaksi terhadap suara ibunya. Akar-akar gigi tetap telah muncul di belakang gigi susu. Tubuhnya ditutupi rambut halus yang disebut lanugo. Janin tersebut sudah bisa mengisap jempol dan bereaksi terhadap suara ibunya. Ujung-ujung indra pengecap mulai berkembang dan sudah dapat membedakan rasa manis dan pahit, serta sidik jarinya sudah mulai nampak.

Kehamilan Pada Usia 6 Bulan (20-24 Minggu/Embryo 6):

Embryo6

Tubuh janin sudah sebanding dengan badannya. Alat kelaminnya juga sudah mulai terbentuk, cuping hidungnya mulai terbuka, dan ia mulai melakukan gerakan pernafasan. Pusat-pusat tulangnyapun mulai mengeras. Selain itu, pada fase ini, janin mulai memiliki waktu-waktu tertentu untuk tidur.

Kehamilan Pada Usia 7 Bulan (24-28 Minggu Embryo 7):

Embryo7

Pada fase ini sang janin sudah mulai mempersiapkan diri menghadapi hari kelahirannya, lemak sudah mulai menumpuk di bawah kulit, dan dikulit kepalanya rambut mulai bertumbuhan, kelopak matanya membuka, dan otaknya mulai aktif. Janin sudah dapat mendengar, baik suara dari dalam maupun dari dalam, ia dapat mengenali suara ibunya, dan detak jantungnya bertambah cepat jika ibunya berbicara.

Kehamilan Pada Usia 8 Bulan (28-32 Minggu/Embryo 8):

Embryo8

Berat badan janin sudah semakin bertambah sehingga gerakannya mulai terbatas, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya pada dinding perut ibunya. Walaupun paru-parunya belum sempurna, tetapi jika pada fase ini dia terlahir ke dunia, kemungkinan besar dia telah dapat bertahan hidup.

Kehamilan Pada Usia 9 Bulan (36 Minggu/Embryo 9):

Embryo9

Kepala janin sudah berada pada rongga panggul, dan siap dilahirkan. Janin tersebut sudah mulai berlatih bernafas, menghisap dan menelan. Rambut-rambut halus di sekujur tubuhnya telah menghilang, dan ususnya sudah terisi mekonium (tinja pada bayi yang baru lahir) yang biasanya akan dikeluarkan dua hari setelah ia dilahirkan. Pada fase ini janin telah siap dilahirkan kapan saja.

Setelah janin dilahirkan, maka sebelum bayi mencapai usia 4 bulan, ditulislah oleh Allah swt takdirnya pada keningnya, sebagaimana diriwayatkan pada suatu hadits:

"Bayi sebelum menginjak usia 4 bulan, telah ditulis pada keningnya:
1. Lamanya hidup di dunianya.
2. Kebaikan dan kejelekannya.
3. Besar dan kecil rizkinya.
4. Pintar dan bodoh otaknya".

Adapun asalnya mani dari unsur yang empat, yang ada pada makanan dan minuman. Kalau dimakan atau diminum, ampasnya keluar lagi menjadi tinja atau air seni, sarinya menjadi tenaga dan kekuatan untuk badan, dan sari patinya menjadi mani.

Unsur Yang Empat itu adalah:

1. API
Ruhnya: Dari ruh jinni (jin). Wataknya: Takabur (merasa besar). Akibatnya: Akan menghilangkan amal kebaikan.

2. ANGIN
Ruhnya: Dari ruh nabati (pepohonan). Wataknya: Ujub (menentukan suatu perkara yang belum tentu). Akibatnya: Selalu gagalnya suatu rencana dan usaha.

3. AIR
Ruhnya: Dari ruh haiwani (binatang). Wataknya: Hasud (membuat reka perdaya supaya orang lain celaka). Akibatnya: Akan menghilangkan kepemilikan barang yang sudah ada.

4. TANAH
Ruhnya: Dari ruh jamadi (benda yang keras). Wataknya: Jumud (malas). Akibatnya: Susah berpikir apapun secara jernih untuk keluar dari suatu masalah.

***